5 Januari 2025 oleh Humas WIZ
Wiz.or.id, Palestina — Gaza, yang kini dilanda kehancuran besar akibat konflik yang berkepanjangan, menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin memprihatinkan. Ribuan pengungsi di wilayah selatan, khususnya di Kamp Nakheel, Deir al-Balah, hidup dalam kondisi yang sangat sulit.
Mereka kehilangan tempat tinggal, harta benda, dan sebagian besar mata pencaharian mereka. Kelaparan menjadi salah satu ancaman terbesar yang dihadapi warga Gaza hari ini, yang terperangkap dalam kondisi darurat tanpa jaminan kebutuhan pokok yang memadai.
Di tengah krisis makanan, bantuan kemanusiaan terus mengalir, salah satunya melalui program makanan musim dingin yang dilaksanakan oleh Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ). Di Kamp Nakheel, tim WIZ menyiapkan empat panci besar pasta dimasak dengan daging untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan bagi para pengungsi. Program ini bertujuan untuk memberikan makanan yang bergizi kepada lebih dari 500 orang penerima manfaat, yang sebagian besar adalah ibu dan anak-anak yang berada dalam kondisi kelaparan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami, di tengah kesulitan yang kami hadapi,” ujar salah satu penerima manfaat, yang tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas makanan yang sangat dibutuhkan.
Program makanan ini, meski sederhana, menjadi simbol pentingnya solidaritas di tengah penderitaan. Di Gaza yang hancur, di mana banyak orang terpaksa hidup tanpa tempat berlindung yang aman, bantuan semacam ini sangat krusial untuk meringankan beban mereka.
Direktur WIZ, Syahruddin, menyampaikan, “Kami ingin terus berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. Meskipun kondisi Gaza sangat memprihatinkan, kami tidak akan berhenti untuk memberikan dukungan.” Tegasnya, Kamis (26/12/2024). []










