Tarakan – Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana setiap umat Muslim berusaha menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya. Namun, bagi sebagian orang yang tidak bisa menjalankan puasa di tahun sebelumnya karena uzur syar’i—seperti sakit yang tak kunjung sembuh, usia lanjut, atau kondisi tertentu yang tidak memungkinkan untuk berpuasa—Islam memberikan keringanan dalam bentuk fidyah.
Fidyah adalah kewajiban mengganti puasa yang ditinggalkan dengan memberi makan kepada orang miskin. Sebagai bentuk penyaluran fidyah secara tepat sasaran, program Tebar Fidyah hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan sekaligus memfasilitasi umat Muslim dalam menunaikan kewajiban ini.
Pada tahap pertama, tim relawan menyusuri Jalan Kusuma Bangsa, Gunung Lingkas, Tarakan, untuk membagikan makanan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa yang berhak menerima fidyah. Dengan penuh kehangatan, paket makanan siap santap diserahkan langsung kepada mereka yang menjalani kehidupan dengan keterbatasan, agar bisa merasakan nikmatnya berbuka puasa tanpa khawatir akan kebutuhan hariannya.
Program ini tidak hanya sebagai wujud kepedulian sosial, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar fidyah bagi yang memiliki kewajiban. Dengan adanya Tebar Fidyah, diharapkan semakin banyak orang yang memahami fungsi fidyah dan ikut berkontribusi dalam menebarkan kebaikan di bulan suci ini.
Semoga setiap makanan yang tersaji menjadi sumber keberkahan bagi pemberi dan penerima, serta menjadikan Ramadan tahun ini lebih berarti bagi semua.





